Minggu, 22 Juni 2014

konfigurasi NAT dengan microtik winbox



Konfigurasi Mikrotik Gateway (NAT) dengan WINBOX
NAT (Network Address Translation) adalah suatu protokol yang digunakan mikrotik untuk mentranslasikan IP publik ke IP privat agar ip privat dapat tersambung dengan ip publik dalam penggunaan internet. Setelah saya mengulas tentang DHCP server pada artikel saya yang lain, disini saya akan mengeshare sedikit tentang membuat NAT di router Mikrotik OS. Dimana router Mikrotik yang tersambung dengan modem atau PC sumber internet yang akan mendapatkan IP publik dari internet serta pada PC guest/client yang tersambung dengan Mikrotik menggunakan IP Privat akan dapat mengakses internet dengan cara konfigurasi NAT pada mikrotik tersebut, untuk langkah - langkahnya sebagai berikut .
  1. Buka aplikasi winbox isi dengan ipaddress mikrotik anda, jika sebelumnya anda belum pernah mengganti ip address pada mikrotik maka secara default ip address yang digunakan 192.168.88.1 ini adalah ip standar mikrotik pada routerboard.
  1. Pada winbox dengan username (username default : admin)
  1. Pada wi


  1. nbox dengan password (password default :kosong)
  1. Selanjutnya tekan connect untuk menghubungkan laptop dengan mikrotik dan tampilan winbox akan terbuka.
  1. Pada menu winbox sebelah kiri tekan IP -> addresss, maka menu address list akan terbuka
  1. Untuk menambahkan ip address pada mikrotik tekan tanda + (plus) pada bagian atas menu maka menu New Address akan terbuka.
  1. Pada kolom ip address isi dengan ip address baru, network dan interfacenya ikuti contoh berikut, saya menggunakan ip address 192.168.1.1/24 maka networknya 255.255.255.0 pada interface ether1. Silahkan menyesuaikan dengan konfigurasi network anda.
  1. Pada menu utama winbox mikrotik pilih ip address -> firewall
  1. Pilih NAT -> CHAIN : srcnat
  1. Pilih Action -> masquerade



  1. Setting awal winbox untuk menghubungkan komputer dengan winbox

  1. Langkah setting Ip address mikrotik dengan winbox

  1. Cara setting NAT pada mikrotik menggunakan winbox

  1. NAT pada mikrotik disini digunakan untuk menterjemahkan ip lokal agar bisa terhubung dengan internet, tanpa melakukan konfigutasi NAT pada mikrotik maka client tidak akan bisa terhubung dengan internet, ikuti langkah berikut cara setting NAT mikrotik dengan winbox
  1. PersiapanAwal
  1. Hidupkan PC Router
  1. Pastikan semua sudah terpasang dengan baik seperti topologi diatas.
  1. Nyalakan salah satu komputer client untuk mensetting PC Router Mikrotik menggunakan Winbox. Kalau belum punya software Winbox, silahkan download di situs Mikrotiknya.
  1. Jalankan Winboxnya.
  1. Maka akan muncul jendela kecil, yaitu tampilan awal dari Winbox.
  1. Klik tombol yang memiliki tiga titik […] disamping tombol [Connect]
  1. Jika Routernya sudah terkoneksi dengan baik ke LAN, maka akan muncul sebuah list yang berisikan MAC Address dan IP Address.
  1. Klik saja MAC Addressnya, lalu klik [Connect]
  1. Connect To : 00:0C:42:72:C2:F7 à MAC Address dari Router OS
  1. Login : admin
  1. Password : dikosongkon
  1. Kemudian klik CONNECT




Pertama untuk setting mikrotik dengan winbox adalah menghubungkan komputer / laptop dengan ethernet RB anda misalnya pada ether1 menggunakan kabel utp.
Untuk setting mikrotik yang lain pada winbox akan saya bahas selanjutnya.

Berikut dalah data2 konfigurasi nat :











Minggu, 15 Juni 2014

Fitur yang ada pada Nagios pada Ubuntu

Fitur yang ada pada Nagios pada Ubuntu


Selamat Pagi semuanya,Apa kabar sahabat blogger,mudah-mudahan diberi kesehatan selalu untuk menjalankan aktifitas seperti biasanya. Saya mengucapkan terima kasih kepada sahabat blogger yang senantiasa mengikuti dan membagikan blog saya kepada sahabat-sahabat blogger lainnya. Dan saya berterima kasih kepada sahabat-sahabat yang membantu saya dalam menyelesaikan blog ini.Dan juga saya berterima kasih kepada sahabat-sahabat yang memberikan saran dan masukan terhadap blog ini.Dan yang terakhir saya berterima kasih kepada para sumber yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu dalam pembuatan blog ini.
 

Sebelumnya pada tulisan saya di http://saputrapcr-shadow.blogspot.com/2013/06/installasi-nagios3-pada-ubuntu-1204-lts.html pada kesempatan kali ini saya ingin menjelaskan lebih detail tentang fitur-fitur yang ada pada Nagios.  salah satu fungsi dari nagios adalah memonitoring host-host pada suatu jaringan. Ketika proses konfigurasi telah selesai, login sebagai nagiosadmin. Pada bagian kiri halaman utama Nagios, terdapat beberapa menu. Berikut di antaranya :

1. Map
Ketika memilih menu "map", maka akan ditampilkan halaman seperti di bawah ini. 
Dari gambar diatas dapat kita lihat host-host mana saja yang dimonitoring oleh nagios admin.Dimana nagios admin terhubung atas host-host tersebut.Warna hijau menunjukkan host yang sedang dimonitoring tersebut dalam keadaan aktif (UP). Untuk melihat detail dari salah satu host, klik dua kali (double-click) pada host tersebut.

2. Host
Setelah kita pilih host mana yang ingin kita lihat secara mendetail maka akan terlihat spesifikasi dalam gambar dibawah berikut.nagiosadmin dapat melihat ada berapa host yang sedang dimonitoring, status masing-masing host, kapan terakhir kali pengecekan, durasi pengecekan, dan status information
Pada settingan ini nagiosadmin menambahkan ping server pada konfigurasi service.Ketika terjadi hubungan maka nagios admin akan mengirimkan ping dan akan mendapat balasan jika host yang terhubung dalam keadaan aktif

3. Service
Jika kita ingin melihat masing-masing service yang dimonitoring, dapat di pilih menu service. Kemudian akan ditampilkan Service Status detail. Dari halaman ini, terlihat service apa saja yang dimonitoring pada semua host, sesuai dengan konfigurasi yang dilakukan. Pada bagian status, dapat terlihat status dari masing-masing service, yaitu apakah service tersebut berstatus OK, Unknown, atau Critical
Jika ingin melihat status service secara lebih detail, klik pada service tersebut. Penulis memilih salah satu service  Seperti yang terlihat, service ini berstatus OK, sehingga tampil seperti gambar di bawah ini.
Dari gambar di atas, dapat kita amati status dari service HTTP

4. Host Groups
Ketika kita lakukan pilihan pada Host grup maka akan gambar tulisan seperti dibawah ini.dapat di lihat host yang sedang di monitoring, status masing-masing host, status dari service yang di monitoring, dan action yang dilakukan pada tiap host.
Pada menu di kiri halaman nagios, terdapat menu problem yang ketika di pilih akan menampilkan halaman di bawah ini.
Pada nagios,Service dapat dikatakan bermasalah oleh  jika service yang status-nya unknown dan critical. Seperti gambar di atas, tiap-tiap service yang bermasalah pada masing-masing host ditampilkan ketika di pilih menu problem. 
Demikianlah yang dapat saya sampaikan pada tulisan kali ini, Jika ada yang kurang saya mohon maaf, dan jika ada yang ingin ditanyakan bisa langsung menghubungi penulis secara langsung,atau melalui komentar ini.Dan saya ucapkan terima kasih telah mengikuti blog ini dan memberikan kritik untuk blog ini.

Berikut adalah data tampilannya:











































































monitoring jaringan dengan menggunakan NTOP

Monitoring jaringan dengan menggunakan NTOP


untuk melakukan installasi Ntop pada distro linux berbasis Debian, anda bisa melakukan installasi dengan mengetikkan perintah berikut :
# apt-get install ntop
pada proses installasi kita akan diminta untuk menginputkan password administrator untuk ntop, silahkan memasukkan password sesuai keinginan.
ketika proses installasi, anda bisa mengecek layanan melalui console terminal :
# ntop
saronde_os@saronde:~$ ntop
Sun Jan 12 07:25:33 2014  NOTE: Interface merge enabled by default
Sun Jan 12 07:25:33 2014  Initializing gdbm databases
Sun Jan 12 07:25:33 2014  **ERROR** ….open of /var/lib/ntop/prefsCache.db failed: File open error
Sun Jan 12 07:25:33 2014  Possible solution: please use ‘-P <directory>’
Sun Jan 12 07:25:33 2014  **FATAL_ERROR** GDBM open failed, ntop shutting down…
Sun Jan 12 07:25:33 2014  CLEANUP[t3062220800]: ntop caught signal 2 [state=2]
Sun Jan 12 07:25:33 2014  ntop is now quitting…
Jika mendapatkan pesan error seperti diatas, berarti permasalahan yang kita temui sama, :) jika tidak mendapati error anda bisa mengakses ntop melalui browser dengan URL berikut :
Solusi penanganan masalah diatas, silahkan mengetikkan perintah berikut :
# sudo ntop -P /etc/ntop -W4242 -d
# sudo ntop -P /var/lib/ntop/ -W4242 -d
Selanjutnya anda sudah bisa menggunakan layanan dengan menggunakan browser dengan mengetikkan http://localhost:3000
Informasi lengkap tentang ntop anda bisa mengetikkan perintah :

# man ntop

Berikut Adalah data nya: